Web Analytics Made Easy - Statcounter

Ali 'Imran (Keluarga Imran) [3]:90 {200 Ayat | Madaniyah}

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بَعْدَ اِيْمَانِهِمْ ثُمَّ ازْدَادُوْا كُفْرًا لَّنْ تُقْبَلَ تَوْبَتُهُمْ ۚ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الضَّاۤلُّوْنَ ﴿آل عمران [٣]:٩٠﴾

innallażīna kafarụ ba'da īmānihim ṡummazdādụ kufral lan tuqbala taubatuhum, wa ulā`ika humuḍ-ḍāllụn

Sungguh, orang-orang yang kafir setelah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, tidak akan diterima tobatnya, dan mereka itulah orang-orang yang sesat. (Ali 'Imran [3]:90)

58

إِنَّ
sesungguhnya

ٱلَّذِينَ
orang-orang yang

كَفَرُوا۟
(mereka) kafir

بَعْدَ
sesudah

إِيمَٰنِهِمْ
iman mereka

ثُمَّ
kemudian

ٱزْدَادُوا۟
mereka bertambah

كُفْرًا
kekafiran

لَّن
tidak akan

تُقْبَلَ
diterima

تَوْبَتُهُمْ
taubat mereka

وَأُو۟لَٰٓئِكَ
dan mereka itu

هُمُ
mereka

ٱلضَّآلُّونَ
orang-orang yang sesat

Topik Pilihan