Web Analytics Made Easy - Statcounter

Ali 'Imran (Keluarga Imran) [3]:106 {200 Ayat | Madaniyah}

يَّوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَّتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ ۚ فَاَمَّا الَّذِيْنَ اسْوَدَّتْ وُجُوْهُهُمْۗ اَ كَفَرْتُمْ بَعْدَ اِيْمَانِكُمْ فَذُوْقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُوْنَ ﴿آل عمران [٣]:١٠٦﴾

yauma tabyaḍḍu wujụhuw wa taswaddu wujụh, fa ammallażīnaswaddat wujụhuhum, a kafartum ba'da īmānikum fa żụqul-'ażāba bimā kuntum takfurụn

pada hari itu ada wajah yang putih berseri, dan ada pula wajah yang hitam muram. Adapun orang-orang yang berwajah hitam muram (kepada mereka dikatakan), “Mengapa kamu kafir setelah beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.” (Ali 'Imran [3]:106)

57

يَوْمَ
hari

تَبْيَضُّ
menjadi putih (berseri)

وُجُوهٌ
wajah-wajah

وَتَسْوَدُّ
dan menjadi hitam (muram)

وُجُوهٌ
wajah-wajah

فَأَمَّا
maka adapun

ٱلَّذِينَ
orang-orang yang

ٱسْوَدَّتْ
menjadi hitam (muram)

وُجُوهُهُمْ
wajah-wajah mereka

أَكَفَرْتُم
kenapa kamu kafir

بَعْدَ
sesudah

إِيمَٰنِكُمْ
iman kamu (kamu beriman)

فَذُوقُوا۟
maka rasakanlah

ٱلْعَذَابَ
azab

بِمَا
disebabkan

كُنتُمْ
kamu

تَكْفُرُونَ
(kamu) kafir

Topik Pilihan