At-Tadzkirah Imam Qurthubi

Terjemahan Kitab at-Tadzkirah: Doa Saat Tiba di Kuburan, Serta Hukum Menangis di Sisi Kuburan

  • ARTIKEL
  • Senin, 26 Februari 2024 | 13:22 WIB
  • 81
foto

Foto: Muhamad Basuki

Diriwayatkan oleh Abu Daun dari Buraidah bin Khushaib, dia berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda, "Aku pernah melarang kalian ziarah kubur. Sekarang berziarah kuburlah kalian, karena pada ziarah kubur itu terdapat peringatan bagimu."

Diriwayatkan oleh an-Nasa'i dari Buraidah bahwa Nabi Saw. bersabda, "Barangsiapa ingin berziarah kubur, maka lakukanlah dan janganlah kalian mengucapkan perkataan yang buruk."

Diriwayatkan oleh Abu Umar dari Ibnu Abbas bahwa Nabi Saw. bersabda, "Setiap orang yang melewati kubur kawannya sesama mukmin yang dikenalnya, dan mengucapkan salam kepadanya, maka penghuni kubur itu akan menjawab salamnya."

Dalam hadis daif riwayat Baihaqi dan ad-Dalami diriwayatkan secara mauquf[1] dari Abu Hurairah, dia berkata, "Sekalipun tidak mengenalnya tetapi orang itu mengucapkan salam kepadanya, niscaya dia akan menjawab salamnya."

Diriwayatkan oleh Muslim bahwa Aisyah mengatakan bahwa ia pernah bertanya kepada Rasulullah Saw. tentang apa yang harus diucapkan saat ziarah kubur. Beliau menjawab, Ucapkanlah,

السلام على أهل الديار من المؤمنين والمسلمين، ويرحم الله المستقدمين منا والمتأخرين.
وإنا إن شاء الله بكم لاحقون

"Semoga keselamatan senantiasa dilimpahkan kepada para penghuni kubur, dari kaum mukminin dan muslimin. Semoga Allah mengasihi orang-orang terdahulu dan orang-orang yang terakhir di antara kami. Sesungguhnya kami, jika Allah menghendaki, juga akan menyusul kalian."

Hadis tersebut juga diriwayatkan oleh Muslim dan Buraidah dengan tambahan,

أسأل الله لنا ولكم العافية

"Aku memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan kalian."

Disebutkan dalam shahih al-Bukhari dan shahih Muslim bahwa suatu hari Nabi Saw. mendapati seorang wanita sedang menangis di sebuah kuburan keluarganya. Belia lalu bersabda kepadanya, "Bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah ..." 

1) Hadis Mauquf adalah perkataan, perbuatan, atau taqrir yang hanya disandarkan kepada sahabat Nabi Saw.

Penulis: Mualif
Editor: Abu Halima
©2024 Al-Marji'

Bagikan melalui:

Topik Pilihan