Web Analytics Made Easy - Statcounter

Bulughul Maram

Kitab Shalat: Bab Shalat Ied - Syariat Keluar Menuju Mushalla - Hadis No. 455

  • ARTIKEL
  • Rabu, 23 Agustus 2023 | 20:55 WIB
  • 200
foto

Foto: detik.com

455 - وَعَنْهُ قَالَ: «كَانَ النَّبِيُّ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى إلَى الْمُصَلَّى وَأَوَّلُ شَيْءٍ يَبْدَأُ بِهِ الصَّلَاةُ ثُمَّ يَنْصَرِفُ فَيَقُومُ مُقَابِلَ النَّاسِ - وَالنَّاسُ عَلَى صُفُوفِهِمْ - فَيَعِظُهُمْ وَيَأْمُرُهُمْ» . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

455. Dan dari Abu Said ia berkata, "Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam keluar pada hari raya idulFitri dan idul Adha ke tempat shalat, yang pertama kali beliau kerjakan adalah shalat, kemudian beliau pergi dan berdiri menghadap manusia, sedang manusia berada pada shaf-shaf mereka, beliau memberi nasehat dan perintah kepada mereka." (Muttafaq Alaih).

[Shahih: Al Bukhari 956 dan Muslim 889]

ـــــــــــــــــــــــــــــ

[سبل السلام]

[شَرْعِيَّةُ الْخُرُوجِ إلَى الْمُصَلَّى فِي الْعِيد]

(وَعَنْهُ) أَيْ أَبِي سَعِيدٍ (قَالَ: «كَانَ رَسُولُ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى إلَى الْمُصَلَّى وَأَوَّلُ شَيْءٍ يَبْدَأُ بِهِ الصَّلَاةُ ثُمَّ يَنْصَرِفُ فَيَقُومُ مُقَابِلَ النَّاسِ وَالنَّاسُ عَلَى صُفُوفِهِمْ فَيَعِظُهُمْ وَيَأْمُرُهُمْ» . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ) فِيهِ دَلِيلٌ عَلَى شَرْعِيَّةِ الْخُرُوجِ إلَى الْمُصَلَّى، وَالْمُتَبَادَرُ مِنْهُ الْخُرُوجُ إلَى مَوْضِعٍ غَيْرِ مَسْجِدِهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -، وَهُوَ كَذَلِكَ فَإِنَّ مُصَلَّاهُ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - مَحَلٌّ مَعْرُوفٌ بَيْنَهُ وَبَيْنَ بَابِ مَسْجِدِهِ أَلْفُ ذِرَاعٍ قَالَهُ عُمَرُ بْنُ شَبَّةَ فِي أَخْبَارِ الْمَدِينَةِ.
وَفِي الْحَدِيثِ دَلَالَةٌ عَلَى تَقْدِيمِ الصَّلَاةِ عَلَى الْخُطْبَةِ وَتَقَدَّمَ عَلَى أَنَّهُ لَا نَفْلَ قَبْلَهَا، وَفِي قَوْلِهِ: " يَقُومُ مُقَابِلَ النَّاسِ " دَلِيلٌ عَلَى أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ فِي مُصَلَّاهُ مِنْبَرٌ، وَقَدْ أَخْرَجَ ابْنُ حِبَّانَ فِي رِوَايَةٍ «خَطَبَ يَوْمَ عِيدٍ عَلَى رَاحِلَتِهِ» ، وَقَدْ ذَكَرَ الْبُخَارِيُّ فِي تَمَامِ رِوَايَتِهِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ " إنَّ أَوَّلَ مَنْ اتَّخَذَ الْمِنْبَرَ فِي مُصَلَّى الْعِيدِ مَرْوَانُ "، وَإِنْ كَانَ قَدْ رَوَى عُمَرُ بْنُ شَبَّةَ " أَنَّ أَوَّلَ مَنْ خَطَبَ النَّاسَ فِي الْمُصَلَّى عَلَى الْمِنْبَرِ عُثْمَانُ فَعَلَهُ مَرَّةً ثُمَّ تَرَكَهُ حَتَّى أَعَادَهُ مَرْوَانُ " وَكَأَنَّ أَبَا سَعِيدٍ لَمْ يَطَّلِعْ عَلَى ذَلِكَ.
وَفِيهِ دَلِيلٌ عَلَى مَشْرُوعِيَّةِ خُطْبَةِ الْعِيدِ، وَأَنَّهَا كَخُطَبِ الْجُمَعِ أَمْرٌ وَوَعْظٌ، وَلَيْسَ فِيهَا أَنَّهَا خُطْبَتَانِ كَالْجُمُعَةِ، وَأَنَّهُ يَقْعُدُ بَيْنَهُمَا وَلَعَلَّهُ لَمْ يَثْبُتْ ذَلِكَ مِنْ فِعْلِهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -، وَإِنَّمَا صَنَعَهُ النَّاسُ قِيَاسًا عَلَى الْجُمُعَةِ.

Tafsir Hadits

Hadits ini menunjukkan disyariatkannya keluar ke tempat shalat. Yang terbayang dari hadits ini adalah keluar ke tempat selain masjid beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam, karena tempat shalat beliau adalah tempat sudah dikenal, yaitu antara tempat itu dengan pintu masjid sekitar seribu hasta sebagaimana yang dikatakan oleh Umar bin Syubah di dalam Akhbar Al-Madinah.

Hadits ini menunjukkan didahulukannya shalat atas khutbah, hal ini telah dibahas pada bab terdahulu, dan tidak ada shalat sunnah sebelumnya.

Dalam lafazh "berdiri menghadap manusia" menunjukkan bahwa di mushallanya tidak ada mimbar. Ibnu Hibban telah mengeluarkan riwayat,

«خَطَبَ يَوْمَ عِيدٍ عَلَى رَاحِلَتِهِ»

"Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berkhutbah pada hari raya di atas kendaraannya." [Shahih: Ash-Shahihah 2968. Ebook editor]

Al-Bukhari menyebutkan dalam riwayatnya yang lengkap dari Abu Said, "Sesungguhnya yang pertama kali membuat mimbar adalah Marwan.”Walaupun Umar bin Syubbah telah meriwayatkan, "Sesungguhnya orang yang pertama kali berkhutbah kepada manusia di tempat shalat (lapangan) di atas mimbar adalah Utsman, ia melakukannya sekali kemudian meninggalkannya sampai diulangi lagi oleh Marwan." Seakan-akan Abu Said belum mengetahui hadits ini.

Hadits ini juga menunjukkan disyariatkannya khutbah shalat ied yang berisi perintah dan nasehat. Dalam khutbah ied tidak dengan dua khutbah yang dipisah dengan duduk di antara keduanya seperti halnya khutbah Jum'at. Semua itu tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, namun ini dilakukan oleh manusia karena diqiyaskan dengan khutbah Jum'at.

Penulis: Mualif
Editor: Abu Halima
©2023 Al-Marji'

Bagikan melalui:

Topik Pilihan